Selasa, 10 Mei 2011

Dampak Kemajuan Teknologi Komputer


Sisi positif dan negatif komputer
Nina Armando, Staf Pengajar Jurusan Komunikasi FISIP UI, mengatakan bahwa kemunculan teknologi komputer sendiri sesungguhnya bersifat netral. Pengaruh positif atau negatif yang bisa muncul dari alat ini tentu saja lebih banyak tergantung dari pemanfaatannya. Bila anak-anak dibiarkan menggunakan komputer secara sembarangan, pengaruhnya bisa jadi negatif.Sebaliknya, komputer akan memberikan pengaruh positif bila digunakan dengan bijaksana, yaitu membantu pengembangan intelektual dan motorik anak.
Diantara manfaat yang dapat diperoleh adalah penggunaan perangkat lunak pendidikan seperti program-program pengetahuan dasar membaca, berhitung, sejarah, geografi, dan sebagainya. Tambahan pula, kini perangkat pendidikan ini kini juga diramu dengan unsur hiburan (entertainment) yang sesuai dengan materi, sehingga anak semakin suka.
Dalam kaitan ini, komputer dalam proses belajar, akan melahirkan suasana yang menyenangkan bagi anak. Gambar-gambar dan suara yang muncul juga membuat anak tidak cepat bosan, sehingga dapat merangsang anak mengetahui lebih jauh lagi. Sisi baiknya, anak dapat menjadi lebih tekun dan terpicu untuk belajar berkonsentrasi.
Namun, sisi negatif penggunaan komputer tak juga bisa diabaikan. Salah satunya adalah dari kemungkinan anak, kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orangtua, ‘mengkonsumsi’ games yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas. Banyak pakar pendidikan mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.
Akses negatif lewat internet
Pengaruh negatif lain, adalah terbukanya akses negatif anak dari penggunaan internet. Mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet.Meski demikian, mengajarkan internet bagi anak di zaman sekarang merupakan hal penting. Hanya saja, demi mencegah dampak negatifnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan orangtua.
http://yudakuyudz.wordpress.com/2008/03/23/dampak-kemajuan-teknologi-komputer/

Selasa, 01 Maret 2011

Teori Belajar Matematika untuk Mengajar Matematika di SD


Teori belajar William Brownell
Teori belajar William Brownell didasarkan atas keyakinan bahwa anak-anak memahami apa yang sedang mereka pelajari jika belajar secara permanen atau secara terus menerus untuk waktu yang lama. Salah satu cara bagi anak-anak untuk mengembangkan pemahaman tentang matematika adalah dengan menggunakan benda-benda tentu ketika mereka mempelajari konsep matematika. Sebagai contoh, pada saat anak-anak baru pertama kali di perkenalkan dengan konsep membilang, mereka akan lebih mudah memahami konsep itu jika mereka menggunakan benda kongkrit yang mereka kenal ; seperti mangga, kelereng, bola atau sedotan. Dengan kata lain, teori belajar William brownel ini mendukung penggunaan benda-benda kongret untuk dimanipulasikan sehingga anak-anak dapat memahami makna dari konsep dan keterampilan baru yang mereka pelajari. Teori belajar William Brownell ini dengan nama meaning theory.
Teori belajar Zoltan P.Dienes
Zalton P. Dienes meyakini bahwa dengan menggunakan berbagai sajian (representasi) tentang suatu konsep matematika, anak-anak akan dapat memahami secara penuh konsep tersebut jika di bandingkan dengan hanya menggunakan satu macam sajian saja. Sebagai contoh, jika guru ingin mengajarkan konsep persegi, maka guru di sarankan untuk menyajikan beberapa gambar persegi dengan ukuran sisi berlainan. Contoh lain, pada saat guru akan mengenalkan konsep bilangan tiga kepada siswa, guru di sarankan menggunakan tiga mangga, tiga kelereng, tiga bola, tiga pensil, dan tiga benda kongkret lain.
Teori Belajar Jean Piaget
Ahli teori belajar yang sangat berpengaruh adalah Jean Peaget. Dia adalah ahli psikologi bangsa Swiss yang meyakini bahwa perkembangan mental setiap pribadi melewati empat tahap yaitu:
  1. Tahap sensorimotorik (0-2 tahun) pada tahap ini anak-anak mengembangkan konsep pada dasarnya melalui interaksi dengan dunia fiksi
  2. Tahap praoperasional (2-7 tahun). Pada tahap ini anak sudah mulai untuk menyatakan ide, tetapi ide tersebut masih sangat tergantung pada persepsi. Pada tahap ini anak telah mulai menggunakan simbol, dia belajar untuk membedakan antara kata atau istilah dengan objek yang diwakili oleh kata atau istilah tersebut.
  3. Tahap operasi kongkret (7-12 tahun)selama tahap ini anak mengembangkan konsep dengan menggunakan  benda-benda kongkret untuk menyelidiki  hubungan dan model-model ide abstrak bahasa merupakan alat yang sangt penting untuk menyatakan dan mengingat konsep-konsep. Pada tahap ini anak sudah mulai berpikir logis, berpikir logis ini terjadi sebagai akibat adanya kegiatan anak memanipulasikan benda-benda kongkret.
  4. Tahap operasi formal (12 dewasa) anak sudah mulai mampu berpikir secara abstrak, dia dapat menyusun hipotesis dari hal-hal yang abstrak menjadi dunia real dan tidak terlalu bergantung pada benda-benda kongkret.
Piaget menekankan bahwa proses belajar merupakan suatu asimilasi dan akomodasi informasi ke dalam struktur mental. Asimilasi adalah proses terpadunya informasi dan pengalaman baru ke dalam struktur mental. Akomodasi adalah perubahan pikiran sebagai suatu akibat adanya informasi dan pengalaman baru, mereka secara aktif mencoba. Sebagai contoh dalam operasi penjumlahan, anak memahami 5 + 3 = 8 dengan memanipulasi benda-benda kongkret yang telah dia kenal.
Teori belajar Richard Skemp
Richard skemp adalah seorang ahli matematika dan psikologi yang berasal dari Inggris menurut Richard skamp, belajar terpisah menjadi dua tahap:Tahap pertama, dengan memanipulasi benda-benda akan memberikan basis bagi siswa untuk belajar lebih lanjut dan menghayati ide-ide. Richard Skemp mendukung interaksi siswa dengan objek-objek fisik selama tahap-tahap awal mempelajari konsep. Pengalaman awal ini akan membentuk dasar bagi belajar berikutnya yaitu pada tingkat yang abstrak atau disebut tahap kedua. Misalkan kita akan mengenalkan salah satu sifat perkalian, yaitu 2 x 3 = 3x, contoh : kita dapat menggunakan benda-benda kongkret berupa potongan-potongan karton berbentuk persegi sebagai berikut :
Disini terdapat dua baris pada tiap-tiap baris terdapat 3 karton persegi. Dalam matematika model seperti ini dapat dinyatakan sebagai 2 x 3. karena banyaknya karton seluruhnya ada 6 maka 2 x 4 = 6
Teori Belajar Jerome S. Bruner
Jerome S. Bruner adalah seorang ahli psikologi kognitif, seperti halnya Jean Piaget, Bruner lebih peduli terhadap proses belajar dari pada hasil belajar. Oleh sebab itu, menurut Jerome S. Bruner metode belajar merupakan faktor yang menentukan dalam pembelajaran di bandingkan dengan pemerolehan suatu kemampuan khusus. Metode yang sangat didukung oleh Jerome S. Bruner, penemuan melibatkan kegiatan mengorganisasikan kembali materi pelajaran yang telah dikuasai oleh seorang siswa. Kegiatan ini berguna bagi siswa tersebut untuk menemukan suatu pola atau ‘keteraturan’ yang bersifat umum terhadap situasi atau masalah baru yang sedang dihadapinya. Jerome S. Bruner yakin bahwa dalam mempelajari matematika seorang anak perlu secara langsung bahan-bahan manipulatif. Bahan-bahan manipulatif merupakan benda kongkret yang dirancang khusus dan dapat diotak atik siswa dalam berusaha untuk memahami suatu konsep matematika.
Teori belajar Robert M. Gagne
Teori belajar Robert M. Gagne berbeda dengan Jean Piaget dan Jerome S. Bruner Robert M. Gagne lebih peduli terhadap hasil belajar ketimbang proses belajar, bagi Robert M. Gagne, tujuan pembelajaran adalah perolehan kemampuan-kemampuan telah dideskripsikan secara khusus dan dinyatakan dalam istilah-istilah tingkah laku menurut Robert M. Gagne, kemampuan adalah kecakapan untuk melakukan suatu tugas dalam kondisi yang telah ditentukan. Sebagai contoh, kemampuan menjumlahkan bilangan bulat dan kemampuan membagi bilangan asli.
http://www.masbied.com/2011/02/09/teori-belajar-matematika-untuk-mengajar-matematika-di-sd/

Rabu, 24 November 2010

MANUSIA DENGAN TANGGUNG JAWAB

Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.

Manusia adalah makhluk yang memiliki otak dan tingkat intelektualnya tinggi (dari sisi biologis), manusia adalah makhluk yang tidak dapat hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain (sisi sosiologi) dan manusia adalah sosok yang selalu menginginkan kekuasaan (secara politik).

tanggung jawab
Tanggung jawab adalah sesuatu yang harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang di namakan hak.Tanggung jawab merupakan perbuatan yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,karena tanpa tanggung jawab,maka semuanya akan menjadi kacau.Contohnya saja adalah jika seorang ayah tidak melakukan tanggung jawabnya mencari nafkah,maka keluarganya akan sengsara. Bagaimanapun juga tanggung jawab menjadi nomor satu di dalam kehidupan seseorang.Dengan kita bertanggung jawab,kita akan dipercaya orang lain,selalu tepat melaksanakan sesuatu,mendapatkan hak dengan wajarnya. Seringkali orang tidak melakukan tanggung jawabnya,mungkin di sebabkan oleh hal hal yang membuat orang itu lebih memilih melakukan hal di luar tanggung jawabnya.Sebagai contohnya,seorang pelajar mempunyai tanggung jawab belajar,sekolah,tapi karena ada game/ajakan teman yang tidak baik untuk bolos sekolah,maka seorang anak itu bisa saja melalaikan tanggung jawabnya untuk bermain/bolos sekolah. Jika kita melalaikan tanggung jawab,maka kualitas dari diri kita mungkin akan rendah.Maka itu,tanggung jawab adalah suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan,karena tanggung jawab menyangkut orang lain dan terlebih diri kita.




Macam - macam Tanggungjawab
A. Tanggungjawab terhadap diri sendiri
Tanggungjawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memnuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadiannya. Dengan demikian is dapat menyelesaikan masalahnya.

B. Tanggungjawab terhadap keluarga
Tanggungjawab ini mencakup nama baik keluarga, menjaga kesejahteraan dan keselamatan keluarga. Tanggungjawab ini merupakan tanggungjawab yang paling berat (sama kaya berat badannya erri).








sumber:


http://id.shvoong.com/books/1773765-tanggung-jawab/

MANUSIA DENGAN PANDANGAN HIDUP

Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.

pandangan hidup
pandangan hidup merupkan  landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani.
Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat berarti cinta akan kebenaran, sedangkan kebenaran dapat dicapai oleh siapa saja. Hal inilah yang mengakibatkan pandangan hidup itu perlu dimiliki oleh semua orang dan semua golongan.

langkah2 hidup yang baik
-mengenal
-mengerti
-memahami
-mengabdi

sumber:
http://isdstai.blogspot.com/2009/03/manusia-dan-pandangan-hidup.html

MANUSIA DENGAN KEADILAN

Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.

keadilan
keadilan adalah pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban. Setiap dari kita “manusia” memiliki itu “hak dan kewajiban”, dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri.

A. Keadilan Moral
Keadilan dan hukum adalah satu bagian yang mengatur kehidupan bermasyarakat dan tidak terpisahkan atau biasa disebut keadilan legal. Keadilan timbul karna penyatuan dan penyesuaian yang memberikan tempat yang selaras dalam lapisan masyarakat. Dan keadilan dapat terwujud jika setiap pemimpin yang bertugas menjalankan tugasnya dengan bijaksana.

MANUSIA DENGAN PENDERITAAN

penderitaan itu adalah merasakan suatu perasaan yang tidak menyenangkan,
Penderitaan itu tidak selalu buruk bagi kita tetapi untuk membangkitkan kita sebagai langkah awal untuk mencapai tujuan dan kebahagiaan. Penderitaan tidak dapat lepas dari kehidupan manusia dan pasti akan dialami oleh semua orang. Seseorang yang mengalami penderitaan akan memperoleh pengaruh dari sikap dalam dirinya berupa sikap negatif dan ada juga sikap positif. Sikap negatif, contohnya rasa penyesalan karena tidak bahagia atau sikap kecewa terhadap sesuatu yang dicapainya, seperti pribahasa mengatakan ” nasi sudah menjadi bubur “, sedangkan dari segi positifnya, yaitu tidak pernah putus asa dari kegagalannya tetapi selalu berjuang terhadap sesuatu yang akan dicapainya.

Kekalutan mental
yaitu ganguan kejiwaan akibat keidakmamuan seseorang menghadap persoalan yang harus diatasi sehingga yang brsangkutan bertingkah kurang wajar
Gejala-gejala bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental:
1.sering pusing atau sesak napas.
2.merasa cemas ,ketakutan dan mudah marah.

sebab2 terjadinya kekalutan
1. ke imanan yang kurang
2.Terjadinya konflik sosial budaya
3.Cara pematangan batin

MANUSIA DAN KEINDAHAN

Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni , seperti musik, lukisan, pemandangan dan sebagai nya,
 Terdapat beberapa perbedaan pengertian keindahan, seperti:
  • Keindahan dalam arti luas, yaitu meliputi keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral.
  • Keindahan dalam arti estetis murni, yaitu menyangkut pengalaman seseorang dengan sesuatu hal yang diserapnya.
  • Keindahan dalam arti terbatas, yaitu yang berhubungan dengan penglihatan seperti  melihat keindahan suatu benda dari bentuk dan warnanya.
   Keindahan pada dasarnya merupakan kwalita atau ciri-ciri pokok tertentu pada suatu hal. Kwalita yang paling sering disebut adalah kesatuan (unity), keselarasan (harmony), kesetangkupan (symmetry), keseimbangan (balance), dan perlawanan (contrast). Kesimpulan dari ciri tersebut bahwa keindahan adalah suatu hubungan yang selaras antara suatu benda dengan si pengamat.  
   
     2. Nilai Estetik

   Dalam teori The Liang Gie menjelaskan bahwa, keindahan merupakan salah satu nilai yang sama halnya dengan nilai moral, nilai pendidikan, dan nilai ekonomi. Nilai estetik adalah nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang ada dalam pengertian keindahan. Dalam "Dictionary of Sosiology and Science" perumusan nilai sebagai "Kemampuan yang dianggap ada pada suatu benda dapat memuaskan keinginan manusia dan sifat benda tersebut menarik minat seseorang atau kelompok".

   Penggolongan nilai tersebut, yaitu :

* Nilai Ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai sarana untuk sesuatu hal lainnya.
* Nilai Intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan sebagai suatu tujuan.

   Contoh:
 -Puisi. Bentuk puisi tersebut yang terdiri dari diksi, baris, sajak, irama, dan bahasa merupakan nilai ekstrinsik, sedangkan pesan yang disampaikan puisi tersebut merupakan nilai intrinsik.

   3. Hubungan Manusia dan Keindahan

   Sejak lahir manusia diberikan Allah komponen-komponen yang terdiri dari roh, akal, nafsu, hati dan sirri (rahasia Ilahi). Dengan akal, manusia memiliki keinginan-keinginan yang bertujuan untuk menciptakan kehidupan yang menyenangkan dan memuaskan hatinya. Sedangkan sesuatu hal yang memuaskan dan menyenangkan hati manusia hanyalah sesuatu "kebaikan" yang "indah". Maka hakikatnya keindahan merupakan impian setiap manusia karena dengan keindahan itu manusia pasti merasa nyaman dengan hidupnya.